AHMAD MURSOFI

Cari & Temukan Inspirasi Anda Disini

√ 20 Manfaat Daun Salam untuk Mengobati Penyakit

Home Kesehatan √ 20 Manfaat Daun Salam untuk Mengobati Penyakit
Manfaat Daun Salam

Manfaat Daun Salam – Nama daun salam sendiri sebenarnya mengikuti dari nama pohonya, yaitu pohon salam. Penyebaran pohon salam ini berasal dari asia tenggara, terutama dari negara Myanmar, Thailand, Semenanjung Malaya dan Indonesia.

Pohon salam umumnya tumbuh dan berkembang di daerah tropis yang memiliki kadar curah hujan serta sinar matahari cukup. Tumbuh Mulai dari tepian pantai hingga ketinggian 1.000 meter diatas permukaan laut.

Di tanah air, penyebutan untuk daun ini banyak sekali macamnya, diantaranya : Melayu menyebutnya dengan ubar serai, kangean disebut kastolam, sumatra disebut meselengan serta sunda, jawa dan madura menyebutnya dengan salam.

Manfaat Daun Salam Untuk Kesehatan

manfaat daun salam

Daun yang dalam bahasa ilmiah disebut dengan syzgium polyanthum ini umumnya hanya dikenal sebagai campuran untuk bumbu pengharum masakan khas nusantara, rempah ini memberikan aroma herba yang sangat khas namun tidak keras.

Namun dibalik semua itu sebenarnya daun ini juga memiliki banyak sekali kandungan manfaat dan khasiat untuk kesehatan tubuh. Hanya saja kita belum begitu mengetahui akan semua kemanfaatan tersebut.

Berikut ini adalah manfaat dan khasiat dari daun salam untuk kesehatan tubuh :

1. Mencegah Batu Ginjal

Daun salam dipercaya bisa mencegah timbulnya penyakit batu ginjal. Kandungan ekstrak pada daun ini dapat mengurangi urease dalam tubuh.

Urease sendiri adalah zat enzim yang jika terlalu banyak dapat menyebabkan beberapa gangguan dalam tubuh, salah satunya adalah resiko terkena batu ginjal.

2. Pemutih Gigi dan Penyegar Mulut

Caranya yaitu kamu ambil 5 lembar daun salam, lalu dijemur daunya sampai kering. Setelah itu haluskan daunya dan campurkan dengan bubuk jeruk lemon.

Selanjutnya oleskan ramuan tersebut pada sikat gigi dan gosoklah gigi seperti biasa. Selain menjadikan gigi lebih putih juga akan membuat mulut terasa lebih sehat dan segar.

3. Mengontrol Diabetes

Bagi kalian yang menderita penyakit diabetes, dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi daun salam. Karna daun ini kaya akan kandungan antioksidan yang bisa membantu proses produksi insulin pada tubuh dengan baik.

Tidak hanya itu, daun ini juga bisa membantu proses penurunan kadar glukosa dan kadar kolesterol dalam darah. Beberapa penelitian kesehatan membuktikan jika daun salam ini bisa mengatasi penyakit diabetes hingga tipe 2.

4. Mengatasi batuk

Jika kamu terkena batuk yang sudah lama dan tidak kunjung sembuh, ada baiknya mencoba minum ramuan dari daun salam.

Caranya rebus 2 lembar daun salam dengan segelas air, lalu didinginkan selama sekitar 10 menit. Setelah itu kamu hanya tinggal merendam kain bersih pada ramuan itu lalu usapkan pada dada, cara ini dipercaya bisa sedikit meredakan batuk.

5. Turunkan Berat Badan

Mengkonsumsi daun salam secara rutin bisa membantu menurunkan kadar lemak dalam tubuh. Kamu bisa mengunyah atau dengan mengolahnya dengan masakan.

Untuk cara merebusnya kamu bisa mencampur 1 liter air dengan 6 lembar daun salam, lalu tambahkan 1 sendok makan kayu manis bubuk dan1 sendok makan madu murni.

Setelah semuanya tercampur tunggu sampai airnya mendidih hingga berubah warnanya, lalu minum air rebusan tersebut diwaktu pagi sebelum kamu makan apapun.

6. Menstabilkan Tekanan Darah

Kandungan flavonoid yang ada pada daun salam ternyata mampu membantu tubuh dalam mengendalikan tekanan darah. Caranya ambil 10 lembar daun salam lalu direbus dengan 3 gelas air.

Hasil rebusan tersebut kamu minum secara rutin setidaknya sekali setiap hari, maka tekanan darah akan turun dengan signifikan.

7. Obat Asam Urat

Daun salam juga bisa membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. Caranya minum rebusan daun salam 2 kali sehari untuk menghindari masalah asam urat yang sedang diderita.

8. Melancarkan Pencernaan

Kandungan senyawa organik yang ada pada daun salam sangat efektif untuk mengatasi masalah sakit perut, sindrom usus serta mengurangi gejala penyakit Celiac.

Kandungan protein nya yang kompleks dalam diet modern sulit dicerna, tapi enzim unik yang ditemukan pada daun salam bisa membantu melancarkan pencernaan dan memenuhi asupan nutrisi yang cukup.

Pencernaan

9. Kesehatan Rambut

Kandungan zat kimia yang ada pada daun salam bisa membantu mengatasi kulit kering dan menghilangkan ketombe.

Untuk mendapatkan manfaat diatas, caranya adalah daun salam direbus lalu rebusan air yang sudah didinginkan digosok-gosokan pada kulit kepala, terutama setelah kamu keramas.

10. Mengurangi Rasa Nyeri

Minyak yang dihasilkan dari daun salam bisa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri yang disebabkan karna ketegangan otot, keseleo, rematik, arthritis dan yang lainnya. Hal itu karna minyak tersebut mengandung sifat anti peradangan.

11. Memperlancar Pernafasan

Menghirup uap dari daun salam memiliki efek yang sama dengan aromaterapi yang bisa mencairkan kumpulan dahak serta menghilangkan bakteri berbahaya yang terdapat pada saluran pernapasan, hal tersebut karna anti bakterinya yang alami.

Atau dengan cara yang ke 2, yaitu ekstrak minyak dari daun salam dicampurkan pada salep lalu oleskan ke dada untuk melancarakan pernafasan atau bisa juga dengan cara ditumbuk lalu oleskan ke dada dan dibiarkan semalaman

12. Kesehatan Jantung

Seperti pada penjelasan sebelumnya, bahwa daun salam mengandung senyawa flavonoid. Antara lain fitonutrien, salisilat dan asam caffeic.

Kandungan dari zat-zat tersebutlah yang membuat daun salam memiliki khasiat dapat mencegah serangan stroke dan meningkatkan kesehatan jantung.

Jantung
Gambar : Jantung Manusia

13. Mengatasi Stres

Caranya keringkan daun ini terlebih dulu, lalu seduh menjadi teh, kemudian hiruplah aroma terapi dari teh tersebut saat kamu sedang gelisah, panik atau lelah. Karna kandungan linalool daun ini bisa mengurangi tensi kinerja hormon stres.

14. Mencegah Kanker

Kandungan kombinasi unik antara antioksidan dan senyawa organik yang terdapat pada daun ini termasuk parthenolide, fitonutrien, linalool dan katekin mampu melindungi tubuh dari efek radikal bebas.

Radikal bebas adalah zat yang bisa menyebabkan sel-sel sehat berubah menjadi sel kanker dan daun salam bertindak sebagai obat pencegah kanker.

15. Menyembuhkan Luka

Kandungan sifat antibakteri dan antimikroba pada daun salam bisa membantu mempercepat luka. Caranya tumbuk halus daun salam lalu oleskan pada bagian tubuh yang luka.

16. Mengatasi Demam dan Infeksi

Khasiat dari daun salam selanjutnya yaitu sangat efektif untuk mengobati demam, flu dan infeksi. Caranya dengan meminum air rebusannya atau kamu juga bisa mencoba cara yang ke 2, yaitu rendam handuk kecil pada rebusan air daun tersebut lalu letakkan di dada.

17. Menghilangkan Lemak

Daun salam mengandung sejumlah gizi yang memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai pengganti dari makanan berkalori tinggi yang tentunya menyehatkan serta tidak membuat tubuh gemuk. Kandungan seratnya yang banyak bekerja membersihkan usus dari tumpukan lemak-lemak makanan.

Selain itu, daun salam juga diyakini dapat melancarkan proses pencernaan serta mencegah timbulnya sembelit karena kandungan senyawa tanin.

Tanin sendiri fungsinya sebagai antioksidan dan hipokolesterolemia yang bekerja dengan cara bereaksi dengan protein mukosa dan sel epitel.

Proses pencernaan makanan yang bersih membuat tubuh terhindar dari zat berbahaya yang dihasilkan dari makanan sehingga kondisi usus tetap sehat.

18. Mengatasi Keriput Kulit

Kulit yang stres biasanya bentuknya agak keriput hal itu juga sebagai tanda penuaan dini yang disebabkan karna faktor cuaca dan penggunaan produk tertentu. Memanfaatkan khasiat yang ada daun salam diyakini mampu meremajakan dan meregenerasi kulit.

kulit keriput
Gambar : Kulit Keriput

19. Melancarkan Haid

Manfaat air rebusan dari daun salam ini dapat memperlancar silkus haid menjadi teratur. Selain itu daun ini juga memiliki sifat menyembuhkan penyakit keputihan. Caranya yaitu minumlah air rebusan dari daun ini atau supaya lebih nikmat kamu bisa menjadikanya sebagai minuman teh hangat.

20. Mengobati Infeksi Jamur

Menurut beberapa penelitian, kandungan antijamur dari daun salam bisa mengobati infeksi candida serta mencegah adhesi candida yang akhirnya bisa menjaganya agar tidak menembus membran.

Kondisi Tidak Boleh Konsumsi Daun Salam

daun salam

Setelah tadi kita membahas tentang manfaat dari daun salam, selanjutnya kita akan membahas tentang efek samping dari mengkonsumsi daun salam.

Bagi kamu yang ingin mengkonsumsi daun salam, sebaiknya jangan langsung memakanya secara utuh (mentah), karna daun ini tidak bisa dicerna tubuh meski kamu telah mengunyahnya. Tentu hal ini bisa menimbulkan gangguan pada tenggorokan dan saluran pencernaan.Akan tetapi cara mengkonsumsinya yaitu cuci terlebih dulu lalu dimasak hinga benar-benar matang.

Namun ada beberapa kondisi dimana kamu tidak disarankan atau hendaknya menghindari mengkonsumsi daun ini ketika :

1. Terkena Penyakit diabetes

Selain manfaatnya yang bisa menurunkan kadar gula darah hal tersebut bisa menyebabkan hipoglikemia akibat penurunan kadar gula darah yang terlalu berlebihan serta sulit dikontrol.

2. Akan Menjalani Operasi Bedah

Jika kamu akan menjalani operasi pembedahan pada waktu dekat, hendaknya menghindari mengonsumsi daun ini, paling tidak sekitar dua minggu sebelum menjalani operasi.

Karena daun salam memiliki sifat yang diduga bisa melambatkan kerja sistem saraf dan otak, sehingga berisiko mengganggu efek obat-obatan anestesi (obat bius penghilang rasa sakit) pada saat dan sesudah pembedahan.

3. Ibu hamil dan Menyusui

Bagi ibu hamil dan menyusui, perlu kehati-hatian saat mengonsumsi daun salam. Meskipun hingga saat ini, belum ada catatan informasi yang akurat tentang takaran aman mengkonsumsi daun salam untuk ibu hamil dan menyusui.

Secara umum mengkonsumsi daun salam memang terbilang aman, namun alangkah lebih baiknya jika kamu mau berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu supaya hasil yang diharapkan benar-benar maksimal.

Semoga artikel ini bermanfaat !

 

Baca Juga Artikel Lainya :

«     »

Questions & Feedback

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2020 AHMAD MURSOFI.